Search

Lantunan Hati

Cerita, Pengalaman, Kenangan yang bermakna yang terlintas dalam hati

Manfaatkan HP mu untuk menghasilkan uang

​Ini Dia Konsep Bisnis  Termudah, Terbesar, Terbaik dan Berkah Bersama PAYTREN.
» Jual Produk Dapet UNTUNG

» Mengajak orang Dapet KOMISI

» Transaksi  Dapet CASHBACK dan bernilai SEDEKAH
1. Bonus Sponsor  Rp.75.000,-

2. Bonus Pasangan Rp.25.000,-

3. Bonus pegembang jaringan Rp. 2.000

3. Reward Pengembangan Jaringan

» 100 : 100 = HP Android

» 500 : 500 = Jalan jalan ke Singapura

» 3500: 3500 = Yamaha Zeon

» 8.000 : 8.000= Honda PCX

» 25.000 : 25.000 = Honda Brio Satya

> 100.000 : 100.000 = Mitsubishi Pajero

> 250.000 : 250.000 = BMW 5 Series

> 500.000 : 500.000 = Deposito 1,25 M

> 1.000.000 : 1.000.000 = Deposito 2,5 M
Reward No Tupo, No Reset, No Hangus ( Cepat atau lambat selama dijalankan reward pasti didapatkan).
Ilustrasi Penghasilan :

» Jual 1 lisensi bonus Rp 75.000,-

» Jual lisensi ke dua  bonus Rp 75.000 + Rp .25.0000 (terjadi pasangan)

» tiap terjadi pasangan pd mitra bonus 2.000

Dan seterusnya..

Ditambah…cashback transaksi pribadi Rp 75 dan cashback transaksi komunitas 10 generasi dalam satu jalur sponsoring RP 20.
Hanya Dengan membeli lisensi aplikasi Rp 350.000 sekali seumur Hidup, Anda Akan mendapatkan Penghasilan Berkali-Kali dan keuntungan tanpa batas…
Kebayang kan Anda Bisa menghasilkan Penghasilan dari Handphone & Sosial Media Anda:

» Tanpa harus stock produk

» Tanpa Modal besar

» Tanpa Resiko (No Tupo)

» Tanpa Keahlian khusus

» Tanpa Kirim-kirim Barang

» Tanpa Wajib Belanja Bulanan

» Tanpa Target Setiap Bulan

» Tanpa harus punya kantor

» Tanpa Meninggalkan pekerjaan utama

» Bisa Dikerjakan Dimana & Kapan Saja

» Komisi  Dibayar setiap hari Jum’at dan cashback transaksi dibayar setiap tagl 15 disetiap bulannya…
More info chat me:)

Pendaftaran dan Bimbingan Paytren
Bambang Witjaksana
Tlp / WA = 081246562800

Atau klik http://www.treni-network.com/user/bwitjaksana

Advertisements

Indahnya Pantai Koka

Penunjuk arah pantai Koka

Setahun lebih tinggal di Maumere, ternyata masih banyak tempat tempat yang belum kukunjungi. Di Flores secara keseluruhan banyak terdapat pantai maupun pemandangan alam lainnya yang indah dan menarik tak kalah dengan wilayah lain di Indonesia.

Hari kamis lalu mendapat undangan dari panitia kecamatan Nita untuk hadir dalam pembubaran dan makan siang bersama kepanitiaan kegiatan PEDA (http://kakaosikka.wordpress.com/2014/03/30/arti-penting-peda-untuk-petani-sikka/) yang sudah dilaksanakan pada tanggal 27 – 29 Maret 2014 yang lalu. Yang menarik acara ini diselenggarakan di sebuah pantai yang ternyata masih “perawan” dalam arti masih alami, belum dikelola oleh pemerintah daerah, fasilitas masih seadanya. Terlihat mungkin baru program PNPM yang membantu beberapa infrastruktur seperti papan nama, dan WC.
Kembali ke pantai Koka, berada di desa Wolowiro kecamatan Paga. Ditempuh dengan kendaraan kurang lebih 1.5 jam dari Maumere. Informasi yang saya dapat untuk hari minggu dan libur akan ramai dikunjungi wisatawan domestic baik dari Maumere, larantuka dan Ende. Namun juga terkadang ada wisatawan manca Negara yang datang kesini.
Satu sisi pantai Koka

Yang perlu menjadi perhatian adalah masih kurangnya fasilitas seperti jalan masuk ke area pantai Koka. Dari jalan besar kurang lebih 2,5 km. Dengan kondisi jalan yang jauh dari baik, dalam arti masih jalan tanah dan berbatu. Pada saat hujan sulit sekali Mobil bisa masuk karena akan terperosok. Didalam area pantai nampak beberapa kios , menjual minuman ringan , mie instant, buah dan lain lain. Untuk masuk di pantai Koka hanya dikenakan biaya untuk parkir saja.

Salah satu nelayan di pantai Koka

Info lain yang mengejutkan dari Bapak Blasius Woda, bahwa pantai Koka tanahnya sudah dibeli oleh orang dari Jakarta. Saya tidak tahu sehubungan dengan pertanahan, yang menjadi pertanyaan dalam hati saya, bagaimana wilayah pantai bisa dimiliki oleh perorangan? Apakah pemerintah daerah tidak bisa mengembangan obyek wisata ini? Dengan sedikit membangun fasilitas jalan yang bagus, dan fasilitas lainnya pati akan lebih menarik bagi para wisatawan, tidak hanya wisatawan lokal saja namun juga wisatawan asing.

Anak pantai Koka
pantai Koka dari ketinggian
Pantai Koka dari ketinggian

Saatnya tenun ikat Sikka diakui didunia!

IMG_2903

Flores atau Nusa Tenggara Timur selain kaya akan sumber daya alam, obyek wisata, juga kaya akan budaya dan adat istiadat. Salah satu budaya yang tidak bisa lepas dari kehidupan di Flores adalah tenun ikat. Seperti halnya di Kabupaten Sikka, tenun ikat mempunyai nilai tersendiri. Bila kita lihat dari proses dalam pembuatan tenun ikat boleh dikatakan sangat komplek. Mulai dari mulai penyiapan bahan sampai menjadi sebuah kain tenun bisa mencapai 1 bulan bahkan lebih , tergantung dari motifnya. Yang menarik pada tenun ikat Sikka juga dari bahan pewarnanya. Mereka menggunakan bahan organik yang diambil dari  alam lingkungan sekitar, seperti daun lobak, kulit kayu akar mengkudu, daun mangga, kemiri dan masih banyak lagi bahan alami yang digunakan dalam pewarnaan. Ini sebenarnya juga salah satu bagian yang bisa dipatenkan. Di Sikka sendiri  ada beberapa tenun ikat yang berbeda baik motif, cara membuat dan bahannya. Namun demikian, sebagian orang mengatakan  bahwa dewasa ini rutinitas menenun semakin jarang dijumpai, apalagi pada kalangan perempuan remaja

IMG_2924

Yayasan Sahabat Cipta bekerja sama Swiss Federal Institute of Intelectual Property (IPI) dan juga Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) akan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan perlindungan indikasi geografis khusus untuk tenun ikat di kabupaten Sikka. Kegiatan ini sudah di mulai sejak tahun 2013 dengan melakukan sebuah studi tenun ikat.

Sebagai  tindak lanjut, pada hari Jumat tanggal 14 Maret 2014 ada kunjungan dari Swiss Federal Institute of Intelectual Property (IPI), diwakili Mr Daniel Lauchenauer , dari Seco diwakili  Ibu Dewi Tio, dan juga dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) Pak Saky Septiono dan Pak Ranorohi, dari Kemenperin/Team of Expert GI Ibu Try Reni dan tentunya tidak ketinggalan Direktur Excutif Yayasan Sahabat Cipta Ibu Dollaris Suhadi. Dalam kegiatan kunjungan ini diorganisir oleh Bu Etih Suryati (Eet) Regional Program Manager Flore, berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kunjungan kali ini sebagai penjajagan dan melihat langsung apakah tenun ikat Sikka bisa untuk didaftarkan dalam  pelindungan indikasi geografis. Tentunya kegiatan ini tidak hanya sampai disini masih akan berlanjut dibulan bulan mendatang.

IMG_2966

Kunjungan di pagi hari dipusatkan di halaman  Hotel Sea Word, selain melihat proses pembuatan tenun ikat juga disuguhi beberapa tarian. Sempat hadir pada kegiatan ini bapak wakil Bupati Sikka Bapak Paulus Nong Susar. Beliau sangat mendukung kegiatan ini, selain itu beliau katakan beberapa tahun yang lalu juga pernah melakukan penelitian sehubungan dengan tenun ikat Sikka. Adapun Mr Daniel lebih menyampaikan bahwa nantinya kegiatan ini melibatkan pengrajin tenun ikat di kabupaten Sikka, mereka yang memutuskan apa saja yang akan di hak patenkan, Cara membuatnyakah, pewarnaannya atau motifnya. Selain itu juga akan mendukung dengan mendatangkan tenaga ahli yang mempunyai kemampuan dalam tehnologi serupa atau berkaitan dengan tenun.

IMG_3012

Dan dari Dirjen HAKI menyampaikan,  serupa dengan perlindungan Merek di Indonesia, perlindungan Indikasi Geografis juga mensyaratkan adanya suatu proses permohonan pendaftaran. Hanya saja pendaftaran dilakukan oleh kelompok masyarakat atau institusi yang mewakili atau memiliki kepentingan atas produk bersangkutan. Berbeda dengan perlindungan merek, Indikasi Geografis tidak mengenal batas waktu perlindungan sepanjang karakteristik yang menjadi unggulannya masih tetap dapat dipertahankan.

          IMG_2898

IMG_3025

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about 6,900 times in 2013. If it were a NYC subway train, it would take about 6 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Pelabuhan Maumere

Pelabuhan laut, untuk daerah atau wilayah tertentu menjadi pintu gerbang bagi akses baik keluar masuknya  manusia, maupun keluar masuknya barang. Untuk wilayah Indonesia Timur dan pulau pulau kecil di sebagian besar di Indonesia keberadaan pelabuhan laut sangat vital dan dibutuhkan. Kapal laut baik untuk penumpang maupun barang masih relatif lebih murah dibanding dengan transportasi udara. Untuk  dari Flores sendiri, saya rasakan justru untuk  transportasi udara harga tiketnya yang mahal adalah dari Maumere ke Makasar atau ke Denpasarnya. Sedangkan penerbangan selanjutnya ke Jakarta misalnya lebih murah. Kenapa demikian ? Itu yang belum saya dapat jawabannya.

Di Maumere ada satu pelabuhan laut yang diberi nama Loran Say (tulisannya bener enggak ya?). Pelabuhan ini selain untuk kapal penumpang juga untuk kapal barang.  Sebagaimana  pelabuhan pada umumnya, pelabuhan ini mempunyai fasilitas dermaga, kolam pelabuhan, fasiltas pengisian air dan bahan bakar. Namun sayangnya terlihat tidak terawat, banyak sekali jalan jalan yang sudah mulai rusak dan juga terlihat ada sampah dipelabuhan, bahkan saya lihat langsung sebuah kapal membuang limbah seperti solar langsung ke  laut. Saya kira ini sudah jamak pemandangan umum di pelabuhan di Indonesia yang  segera dirubah.

Pagi ini berbekal  kamera “pinjaman” saya mencoba mengabadikannya sekaligus belajar  jadi fotografer amatir ceritanya. Mulai dari ujung ke ujung saya telususri.

Diujung timur dermaga yang biasa digunakan tempat sandar KM Gunung Siguntang, salah satu kapal Pelni yang masuk di Maumere kini dipakai sandar kapal kontainer lain. Nampak tidak ada aktivitas di hari Minggu ini.

Kapal kontener

Disekitar situ juga nampak beberapa anak sedang mancing , berfoto ria bahkan ada juga yang mandi mandi dikolam pelabuhan. Hari Minggu pelabuhan memang dibuka untuk umum, kita masuk tanpa dipungut biaya restribusi, yang biasanya Rp 2000,-.

Memancing

Berenang

Lompat ke laut

Dibagian agak ketengah nampak tumpukan kontener kosong disusun.  Dan didepan dermaga tersebut ada beberapa kapal seperti jenis Phinisi dari Sulawesi. Sempat berbicara dengan crewnya, mereka dari makasar, walaupun kapal kayu mereka tidak hanya membawa barang namun juga penumpang. Dari Makasar sampai Maumere ditempuh dalam waktu tiga hari katanya. Ada juga kapal besi rute Surabaya – Maumere yang juga sedang sandar.

Kontener

Kapal Phinisi

Tidak jauh dari pelabuhan barang dan penumpang juga ada pelabuhan khusus  perikanan. Aktivitas sudah dimuali sejak dari pagi, nampak beberapa kapal sudah selesai bongkar ikan, dan aktivitas lainnya.

Kapal ikan selesai bongkar

Suasana pasar ikan

Sepertinya belum lengkap ceritanya, sayang waktunya sudah habis, saya harus makan pagi dan mengerjakan aktivitas lain. Lain waktu saya akan cerita seputar maumere lagi,…salam

Kapal nelayan

Semua ini untuk petani kakao Maumere

Dalam bulan November ini saya disibukkan beberapa kegiatan penting sehubungan dnegan pekerjaan saya sebagai pendamping petani kakao dalam program pengembangan kakao di kabupaten Sikka, atau yang lebih di kenal Maumere.  Berbicara Maumere atau Flores secara keseluruhan kita lihat selain banyaknya obyek wisata yang tersebar mulai ujung Barat terkenal dengan Pulau Komodonya, Labuhan Bajo kemudian mengarah ke Timur, daerah Bajawa, Manggarai, Maumere dengan pantai Kokanya , Ende dengan danau Kelimutunya juga ada situs sejarah peninggalan Bung karno, dan Lembata terkenal dengan perburuan ikan pausnya, juga sumber daya alamnya yang belum dikelola secara masksimal. Dari mulai kelapa, kakao, kemiri, merica, mete, vanila dan masih banayak yang lainnya. Kakao adalah salah satu komoditi unggulan dari sekian komoditi lainnya. Untuk kabupaten Sikka kakao komodi kedua setelah kelapa. Dan untuk NTT sendiri, Kabupaten Sikka termasuk penyumbang terbesar untuk produksi kakao. Dan perlu diketahui Indonesia adalah negara ketiga penghasil kakao terbesar didunia setelah Pantai Gading dan Ghana.

Tanggal 20 November 2013, acara peresmian Pusat Pembelajaran Kakao Sikka atau Cocoa Learning Center di desa Tebuk Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Secara langsung diresmikan oleh bapak Bupati Sikka Drs. Yosep Ansar Rera. Dengan disaksikan oleh perwakilan donor Mr Wolfgang Deppen dari pemerintah Jerman. Selain itu juga dihadiri oleh beberapa perwakilan lembaga lembaga yang mempunyai program dan perhatian pada sektor kakao seperti WVI, Veco Indonesia, CSP (Cocoa Suiatainability Partnership), ASFN juga perwakilan buyer dari luar Flores seperti BT Cocoa, PT London Sumatera, dari Pemerintah Daerah dan Dinas terkait dan tak ketinggalan para fasilitataor yang tergabung dalam CLC dan para petani kakao.

Diawali dengan penjemputan dengan tarian adat, pengalungan selendang dan sapaan adat, peresmian secara resmi dengan membuka selubung papan nama Pusat Pembelajaran Kakao Sikka dan dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis bibit kakao oleh Bupati Sikka, pihak donor dan beberapa perwakilan lain.  Dalam sambutannya bapak Bupati berpesan dengan adanya Cocoa Learning Center ini akan membantu dan mendukung dalam pengembangan kakao di Kabupaten Sikka.

IMG_0251

Pengalungan Selendang

IMG_0263

Pembukaan Selubung papan nama

Penanaman simbolis Bupati Sikka

Acara selanjutnya kunjungan ke beberapa fasiltas yang dimiliki CLC seperti rumah pembibitan, rumah kompos, kebun contoh klon dan juga pameran baik buku buku yang dimiliki maupun lainnya.

Rumah pembibitan

Rumah Kompos

IMG_0351

Pembangunan Pusat Pembelajaran Kakao Sikka ini dirancang sebagai wadah dan tempat belajar petani kakao. Dalam pengelolaannya ditangani oleh para fasilitator, Petugas Penyuluh lapangan dan juga individu yang mempunyai komitmen untuk mengembangkan dan memajukan kakao di Kabupaten Sikka. Selain sebagai lembaga sosial yang membantu petani, CLC juga dirancang sebagai unit usaha, kenapa demikian karena CLC bertekat mejadi lembaga yang independen dan mandiri untuk mampu membiayai dan mengelola kegiatannya sendiri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, CLC membentuk tiga divisi yaitu : 1. divisi pembibitan dan kebun, dimana divisi ini akan bertanggung jawab untuk memproduksi bibit berkualitas dan entres dan dapat dibeli oleh petani lain. 2. Divisi agro input dan kompos, divisi ini bertanggung jawab menyediakan alat alat pertanian berhubungan dengan budidaya kakao dan juga memproduksi kompos, yang bisa dibeli oleh petani kakao. 3. Divisi pendidikan dan pelatihan, divisi ini bertanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas para fasilitator dan juga memberikan dan menyediakan tenaga pelatih untuk budidaya kakao.

Selain kegiatan dari ketiga divisi tersebut, ada beberapa kegiatan dan pelayanan lain yang dilakukan antara lain; menyediakan tenaga sambung pucuk dan sambung saping; menyediakan tenaga pemangkasan; menyediakan tenaga pelatih dan pendamping internal control system , konsultasi gratis untuk petani kakao dan juga ada perpustakaan yang menyediakan beberapa buku yang berhubungan dengan kakao.

Walaupun masih seumur jagung, namun CLC sudah terlibat dalam beberapa kegiatan antara lain: 1. Pendampinagn Sekolah lapangan I yang didanai oleh Yayasan Sahabat Cipta (yang sebelumnya Swisscontact); Sekolah lapangan di beberapa kecamatan bekerja sama dengan lembaga lokal BANGWITA dan Veco; Sekolah lapangan II bekerja sama dengan Dinas Pertanian Dan Perkebunan dan yang terakhir Sekolah Lapangan bekerja sama dengan sebuah lembaga keuangan Sube Huter.

Kita berharap dengan adanya CLC ini, nantinya akan turut berkontribusi dalam pengembangan kakao di Kabupaten Sikka. Harapannya pemerintah daerah khsusnya ikut mendukung keberadaan Cocoa Learning Center ini, dengan cara melibatkan dalam setiap programnya. CLC merupakan lembaga dan sumber daya manusia lokal yang besar nilainya, karena tidak perlu lagi mendatangkan tenaga pelatih dari luar kabupaten Sikka sehingga lebih efektiv dan efisien.

Bravo CLC!!!!!

Kegiatan lain yang tidak kalah penting adalah menghadiri working group research & development/ transfer technology dan farmer empowerment yang diadakan oleh CSP.  Kegiatan tiga bulanan ini pada bulan November memang sudah dijadwalkan ada di Maumere. Pada kegaiatn ini membahas rencana pembuatan manual sertifikasi yang akan dikeluarkan oleh CSP dan dapat digunakan oleh para anggota CSP juga lembaga lain yang bergerak dalam pengembangan petani kakao. Manual ini tentunya mengacu pada lembaga sertifikasi yang ada yaitu UTZ dan RA (Rainforesh Alliance). Untuk farmer empowerment sendiri kita berbagi pengalaman dalam pemberdayaan petani kakao, karena setiap lembaga mempunyai pengalaman yang berbeda dan dimungkinkan dapat diaplikasikan atau diadopsi oleh lembaga lain.

working group

Selain kegiatan utama, juga untuk memperkenalkan budaya dan alam Flores, peserta diajak untuk kunjungan kebun dan kelompok Sekolah Lapangan yang juga merupakan kelompok sanggar. Selain diskusi dalam hal kakao mereka juga disuguhi beberapa tarian. Jadi sekali dayung dua tiga pulau terlampau, selain kegiatan pengembangan kakao juga memperkenalkan budaya di Maumere.

Sambutan

atarksi tarian

Mau hasil jepretan kita lebih bagus?

Mengabadikan moment atau peristiwa tertentu dalam perjalanan hidup kita sekarang menjadi semacam kebutuhan. Ini didukung dengan mudahnya dan kemajuan tehnologi yang tersedia, mulai dari internet , kamera, handycam dan juga handphone yang menyediakan fitur fitur yang semakin memadai. Kamera adalah salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengabadikan momen atau peristiwa yang terjadi dalam bentuk gambar. Mulai dari kamera analog jaman dulu sampai adanya kamera digital yang terbaru. Namun tujuannya adalah sama untuk mengabadikan momen atau peristiwa dalam bentuk gambar.

Untuk mendapatkan hasil gambar yang bagus, cantik, indah tentunya harus didukung oleh beberapa hal. Bukan hanya kameranya saja namun juga ketrampilan kita dalam menggunakan alat atau kamera yang kita punya. Kebiasaan kita yang bukan ahli atau mempunyai hoby fogografi adalah kurangnya mengoptimalkan alat atau kamera yang kita miliki, bahkan terkadang setelah kita membeli kamera kita tidak membaca buku manual bahkan terkadang dibuang atau hilang entah kemana. Sebenarnya bila kita baca dan pelajari manual yang ada kita bisa mendapatkan hasil foto kita yang lebih optimal dibanding kita hanya asal jepret saja tanpa mempelajarinya. Bagaimana kita bisa dapat foto dengan hasil yang bagus?

Beberapa saat yang lalu saya berkesempatan mengikuti pelatiahan kilat tentang fotografi dasar yang diberikan oleh Mas Wahyu Widhi W, beliau salah satu fotografer yang sudah banayk pengalamannya menjelajahi wilayah Indonesia, bila anda ingin melihat hasil foto foto beliau bisa buka di  www.LandscapeIndonesia.com. Dibawah ini ada beberapa hal dasar yang perlu diketahui dan dipelajari untuk mengoptimalkan kamera pocket dan kamera SLR agar hasilnya menjadi lebih bagus, namun demikian bisa juga diaplikasikan untuk beberapa hal pada kamera hand phone yang kita miliki. Dibawah ini saya share beberapa materi yang saya dapat dari Mas Wahyu Widi W, sebagai tambahan pengetahuan buat kita yang masih awam dengan fotografi. Dan tentunya teori saja tanpa praktek dan latihan bagai sayur tanpa garam, untuk itu kita coba hunting ke Kelimutu menjemput matahari terbit sekalian praktek teori yang sudah didapat. Bisa anda lihat hasil ujicoba saya hanya menggunakan kamera BB. Masalahnya belum punya kamera yang beneran…ha..ha..ha…

Pengetahuan Dasar Fotografi

Exposure

Adalah  banyaknya cahaya yang jatuh ke medium (film atau sensor gambar) dalam proses pengambilan foto. Yang mempengaruhi exposure adalah :

  1. Bukaan (apperture)
  • Bukaan diafragma lensa
  • Biasanya dalam ukuran f/2.8, f/5.6, f/8, f11, f16, f/22

Bukaan

  • Semakin besar angka bukaan, berarti semakin kecil diameter lubang diafragma di bagian dalam lensa.
  • Besarnya diameter terbukanya diafragma akan membuat cahaya yang masuk menjadi lebih banyak, sehingga waktu untuk mendapatkan exposure yang sesuai lebih cepat, demikian pula sebaliknya
  1. Shutter speed.
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan sensor untuk menerima cahaya sewaktu diafragma di buka.
  • Biasanya dalam ukuran waktu (secon / detik). 4000, 2000, 1000, 500, 250, 125, 60, 30, 15, 8, 4, 2, dan 1. Angka ini merupakan angka kebalikan dari lama exposure dalam detik. Misalnya angka 30 berarti 1/30 detik, dan seterusnya.
  • Semakin cepat waktu membuat gerakan yang tertangkap sensor kamera menjadi beku (diam)
  • Semakin lambat waktu membuat gerakan yang tertangkap sensor kamera seakan-akan bergerak
  1. Ukuran ISO yang digunakan.
  • Tingkat kesensitivitas atau kepekaan sensor kamera terhadap cahaya
  • Biasanya disebutkan dalam satuan iso 100, 200, 400, 800, 1600
  • Semakin besar iso semakin peka terhadap cahaya dan semakin cepat waktu yang dibutuhkan.
  • Tapi iso terlalu tinggi akan membuat gambar menjadi noise (bintik-bintik)

Komposisi

Komposisi adalah tata letak berbagai elemen dalam sebuah frame.  Aspek yang mempengaruhi komposisi adalah :

a)      Simple (sederhana)

  • Carilah cara untuk membuat Point of Interest (POI) di foto anda menjadi “Eye Catching”.
  • Salah satu cara adalah dengan menampilkan latar belakang yang tidak akan mencuri perhatian dari subyek utama.

IMG-20130908-01305

b)  Aturan 1/3

  • Aturan yang membagi frame menjadi 3 bagian dan meletakan obyek yang penting di salah satu sisinya

Aturan 1 per 3

c)       Garis

  • Sebuah garis berfungsi untuk “mengantar” penonton kepada obyek penting di dalam frame.
  • Garis bisa berbentuk: lurus, melengkung, miring, vertikal, horizontal dan zig zag

Garis

d)      Bingkai

Bingkai

e)      Bentuk

Bentuk 1

f)       Warna

warna

g)      Tekstur

Texture 3.jpg

h)      Sudut pandang

Sudut pandang 2

Tip Dan Trim Kamera Pocket

Kenali kamera anda

Tombol

1. Lensa Zoom

2. Lampu Flash

3. Pengaturan Mode

4. Lampu self-timer

5. Layar LCD

6. Review mode

7. Tombol Pengaturan

+ / – KAMERA POCKET

Positifnya (+)

  • Murah
  • Mudah digunakan
  • Ringan dan kecil
  • Tidak “mencolok” pada saat memotret

Negatifnya (-)

  • Agak lambat dalam penggunaan
  • Asesoris terbatas
  • Kemampuan sedikit terbatas

Scene

Scene

Potrait

  • Potrait (potret) : biasa digunakan untuk memotret manusia. Setingan apperture paling lebar (F/kecil) dan shutter speed cepat
  • Landscape (pemandangan) : biasa untuk memotret pemandangan. Setingan apperture paling sempit (f/besar) dan iso rendah
  • Beach (pantai) : biasa digunakan untuk memotret aktivitas di pantai. Setingan apperture paling sempit (f/besar) dan iso rendah

Sunsite

  • Sunset : untuk memotret matahari terbenam. Exposure agak diturunkan iso menengah
  • Party : untuk memotret pesta. Iso tinggi dan menggunakan flash supaya latar belakang tidak terlihat hitam
  • Fireworks (kembang api): dgunakan untuk memotret perayaan kembang api.

Dokument

  • Document : untuk memotret dokumen. Contrast tinggi dan ketajaman lebih supaya foto dokumen terlihat jelas.
  • Candle light : setingan iso paling tinggi dan flash tidak dinyalakan. Apperture juga diseting paling lebar (F/kecil)
  • Close up: biasa digunakan untuk memotret bunga atau benda2 kecil. Setingan apperture paling sempit (f/besar) dan flash menyala.

Sport

  • Sport: untuk memotret dokumen. Contrast tinggi dan ketajaman lebih supaya foto dokumen terlihat jelas.
  • Foto malam: setingan iso paling tinggi dan flash tidak dinyalakan. Apperture juga diseting paling lebar (F/kecil)
  • Foliage: biasa digunakan untuk memotret bunga atau benda2 kecil. Setingan apperture paling sempit (f/besar) dan flash menyala.

TIPS MEMAKSIMALKAN KAMERA POCKET

  • Pegang dengan stabil, karena goncangan sedikit terkadang membuat hasil tidak tajam (goyang)
  • Tekan tombol separo untuk mengunci exposure pada frame. Kalau sudah dirasa tepat tekan penuh untuk mengambil gambar
  • Gunakan scene yang sesuai dengan hasil yang ingin Anda dapatkan
  • Terdapat jeda waktu pada saat tombol ditekan dengan sensor kamera merekam gambar. Jadi gunakan tehnik “menjebak” untuk obyek bergerak.
  • Jangan ragu untuk mengambil satu obyek dalam beberapa jepretan. Sudut pengambilan, posisi (horizontal atau vertikal) berpengaruh pada hasilnya.
  • Apabila digunakan untuk memotret dalam ruangan atau pencahayaan lemah, bisa dipertimbangkan menggunakan tripod supaya hasilnya tidak goyang
  • Kalau tidak terpaksa jangan menggunakan digital zoom, karena hasilnya kurang terlalu bagus. Setting kamera hanya menggunakan optical zoom untuk hasil yang terbaik.
  • Fasilitas self timer selain digunakan untuk memotret dalam kelompok, juga berguna untuk mengurangi getaran pada saat kita memencet tombol shutter.
  • Usahakan untuk mengambil foto dengan sudut pandang yang berbeda dengan sudut pandang normal. Bisa dengan cara memotret sudut rendah atau sudut tinggi
  • Jangan lupa mengecek kapasitas bateri kamera. Jangan sampai waktu dibutuhkan untuk memotret baterainya habis atau malah tidak ada dalam kamera.

Zoom

Zoom

Dibawah ini hasil ujicoba saya menggunakan kamera BB, dengan mencoba menerapkan beberapa teori diatas. Tentunya hasilnya masih kurang karena keterbatasan kamera BB.  Namun lebih bagus dibanding sebelumnya

IMG-20130908-01291

IMG-20130908-01285

IMG-20130908-01275

IMG-20130908-01301

IMG-20130908-01297

IMG-20130908-01309

IMG-20130908-01290

IMG-20130908-01305

Inilah 7 Kebiasaan yang Bisa Lejitkan Potensi Diri

7-habits-of-highly-effective-people-habit-oneTak terasa pertengahan bulan Ramadhan sudah dimulai. Lebaran tinggal menghitung hari. Biasanya pikiran sudah mulai tidak focus lagi pada aktifitas utama kita. Sudah mulai berpikir dengan lebaran, pekerjaan yang harus dipenuhi sebelum cuti dan ini juga pengaruh dari suasana hati kita. Biar semangat yuk kita simak tulisan dibawah ini.

Ibarat sebuah rumah, karakter merupakan penampilan rumah secara keseluruhan dan batu bata merupakan kebiasaan atau hal-hal yang sering dilakukan oleh seseorang Rumah yang kokoh pastinya tersusun oleh batu bata yang kokoh pula. Maka untuk membuat sebuah rumah yang baik, dibutuhkan batu bata yang sesuai dalam pembangunan rumah.

Karakter manusia pada dasarnya adalah gabungan dari kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus. Ada tujuh kebiasaan yang akan diuraikan dan merupakan kebiasaan yang dapat memberi hasil jangka panjang yang menguntungkan secara maksimum. Ketujuh kebiasaan ini memberikan pendekatan yang meningkat, berurutan dan sangat terpadu bagi perkembangan efektivitas sehingga dapat melejitkan potensi dan mengokohkan karakter seseorang.

Adapun tujuh kebiasaan tersebut adalah:

1. Bersikap Proaktif

Proaktif merupakan inisiatif dan rasa tanggung jawab untuk membuat segala sesuatunya terjadi. Orang yang proaktif bergerak berdasarkan nilai dan pilihan sadar sehingga tidak mudah kecewa dan dipengaruhi oleh kondisi di sekitarnya. Contohnya, ada seorang pelayan Rumah Makan Padang di Sukabirus. Pelayan tersebut melayani pembeli yang datang dengan ramah dan sopan. Akan tetapi, seringkali dia mendapatkan teguran dari para pembeli yang datang ke rumah makan tersebut karena pesanan yang terlalu lama dibuat, kesalahan dalam memberikan pesanan, dan sebagainya. Hal tersebut ternyata tidak membuat pelayan tadi merasa frustasi dan putus asa, melainkan justru menjadi cambukan baginya untuk melangkah lebih baik lagi. Pelayan tersebut berprinsip bahwa “bukan apa yang terjadi pada diri kita, melainkan respon kita terhadap apa yang terjadi pada diri kitalah yang menyakiti kita.” Oleh sebab itu, pelayan tersebut sama sekali tidak kecewa atas perlakuan yang dia terima dari pembeli. Dia tetap fokus terhadap nilai dan tanggung jawabnya dalam memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap para pembeli.

2. Mulai Dari Akhir

Mulai dari akhir merujuk pada pengertian yang jelas tentang tujuan utama dalam suatu kegiatan. Pada dasarnya manusia seringkali terjerembab dalam perangkap aktivitas dan kesibukan hidup. Manusia bekerja untuk terus bisa menaiki anak tangga keberhasilan, tetapi tak jarang mereka mengetahui bahwa ternyata mereka menaiki tangga yang salah. Dalam contoh kasus, ketika pihak kampus IT Telkom ingin membangun gedung laboratorium dan penelitian. Tentulah sebelum merealisasikannya, pihak kampus harus mengetahui dan membuat design dari gedung tersebut. Berapa lebar tanah yang digunakan untuk pembangunan gedung, berapa ruangan yang akan dibangun di dalam gedung, dan gambaran-gambaran yang jelas tentang perangkat tambahan bagi gedung. Setelah itu, pihak kampus akan mengomunikasikannya dengan pihak arsitektur dan pekerja bangunan. Inilah pentingnya mengetahui terlebih dahulu visi atau tujuan dalam memulai suatu pekerjaan. Untuk itu, kita semua harus mengetahui tujuan akhir yang jelas sehingga dapat mendeteksi dan mengetahui langkah-langkah yang diambil tetap berada pada arah yang benar dan sesuai dengan tujuan tersebut.

3. Dahulukan Yang Utama

Setiap orang pasti memiliki berbagai aktivitas dan kesibukan di dalam hidupnya. Sebagian besar sangat sulit untuk membagi dan mengatur waktu dalam melaksanakan aktivitas tersebut. Hal yang terbaik adalah organisir dan laksanakan menurut prioritasnya.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” ( QS Al Ashr :1-3)

Ada empat matriks manajemen waktu:

  • Penting dan mendesakYaitu kegiatan yang harus dilaksanakan secepat mungkin karena merupakan hal yang penting dan harus segera dilaksanakan. Dalam contoh kasus, ketika mahasiswa IT Telkom yang tergabung dalam suatu penelitian harus segera mengerjakan proyek laboratorium karena kegiatan tersebut sudah mendekati batas waktu.
  • Penting dan tidak mendesakYaitu kegiatan yang harus dilaksanakan, tetapi dapat ditunda terlebih dahulu karena kegiatan tersebut bukan merupakan kegiatan yang mendesak untuk dilaksanakan. Misalnya: Mahasiswa IT Telkom merencanakan untuk rekreasi ke Rancau Upas. Rekreasi merupakan hal yang cukup penting untuk mengakrabkan pertemanan dan solidaritas pada sesama anggota kelas. Rekreasi tersebut tidak harus langsung dilaksanakan. Mahasiswa dapat mendikusikannya terlebih dahulu dengan menentukan tanggal keberangkatan dengan memilih tanggal libur atau setelah UAS.
  • Tidak penting dan mendesakYaitu kegiatan yang tidak penting tetapi membutuhkan perhatian sesegera mungkin karena bersifat mendesak. Misalnya: Seseorang berada di dalam sebuah rapat, tiba-tiba saja HP nya berdering dan merupakan panggilan dari teman lamanya. Kebanyakan orang tidak tahan bila melihat HP berdering begitu saja. HP yang berdering sifatnya mendesak karena membutuhkan perhatian segera untuk diangkat. Sementara berbicara dan menghabiskan waktu di telepon hanya untuk mengobrol dengan teman lama tersebut termasuk kegiatan yang tidak penting.
  • Tidak penting dan tidak mendesakYaitu kegiatan yang tidak menunjang misi hidup dan tidak memerlukan perhatian segera. Misalnya menggunakan fasilitas internet di warnet dengan bermain sepanjang waktu. Hal ini termasuk kegiatan yang tidak mendesak dan tidak penting karena selain sebagai kegiatan pemboros waktu juga merupakan pemboros biaya.

4. Berpikir Menang/Menang

Banyak orang berpikir bahwa dunia merupakan panggung sandiwara dengan segala persaingan yang terjadi. Persaing akan memberikan interupsi untuk selalu mengalahkan pihak yang lain dengan menonjolkan diri sebagai satu-satunya pemenang. Berpikir menang-menang merupakan kerangka pikiran dan hati yang terus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi manusia sebagai kemenangan yang tertinggi.

“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

5. Mengerti Baru Dimengerti

Kebiasaan ini mengajarkan kepada setiap orang untuk mengerti apa yang dirasakan orang lain. Melalui kebiasaan tersebut, diharapkan setiap orang mampu melatih kematangan emosi dan dapat berfokus dalam pemberian dan pemecahan masalah orang lain. Seperti kata pepatah

“Lakukanlah orang lain seperti bagaimana engkau ingin diperlakukan oleh orang lain”.

6. Wujudkan Sinergi

Sinergi merupakan bentuk penyatuan hubungan atas bagian-bagian yang berbeda. Contohnya adalah sepasang suami istri yang hidup dalam suatu rumah tangga. Mereka berusaha untuk sinergi dalam menjalani rumah tangga tersebut dengan menghormati perbedaan, membangun kekuatan dan mengimbangi kelemahan pada pasangannya.

7. Asahlah Gergaji

Asah gergaji merupakan kebiasaan dimana setiap orang harus meluangkan waktu sejenak untuk mengasah dan meningkatkan kapasitas dirinya. Contoh: Asisten di laboratorium Analisis Perancangan Kerja IT Telkom sedang mengerjakan proyek untuk membuat kursi duduk nyaman untuk dosen. Mereka tidak langsung mengerjakan proyek tersebut dengan serta merta. Merek berhenti sejenak untuk mempelajari tentang pembuatan kursi yang ergonomis dan membaca buku terkait analisis ergonomi lainnya sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan keprofesionalan mereka dalam membuat kursi duduk yang nyaman dan sesuai untuk dosen.

Demikianlah setiap orang berusaha untuk meningkatkan efektivitas pribadi dengan mengubah kebiasaannya sehingga dapat menghasilkan reaksi positif bagi diri dan lingkungannya. Dan semoga pada bulan Ramadhan inipun, kita semua dapat memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Oleh : Juli Trisna Aisyah Sinaga, Bandung

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑