Semilir angin pantai Losari Makasar

Ini kali pertamanya saya menginjakkan kaki di pulau Sulawesi. Dan kota pertama yang dituju adalah Makasar. Makasar adalah salah satu kota besar yang ada di Sulawesi Selatan. Dibagian selatan, salah satu pantai yang terkenal adalah pantai Losari. Di pantai ini kita bisa menyaksikan matahari tenggelam, selama cuaca tidak mendung. Sepanjang pantai banyak sekali aneka makanan dijajakan, sebagian besar adalah pisang epe. Pisang epe mempunyai ciri khas tersendiri dan menjadi icon pantai Losari.

Lebih dari 20 pedagang pisang epe berjajar di sepanjang  pantai Losari. Untuk sekarang ini para pedagang pisang epe sudah mulai mengikuti selera dan perkembangan jaman. Tidak hanya rasa original saja yang ada, namun ada rasa keju, bahkan durian. Sebenarnya proses pembuatan pisang epe mudah. Pisang kepok yang sudah matang dibakar diatas bara api dari arang kayu kemudian sedikit dipipihkan dengan menggunakan alat yang ada. Proses selanjutnya tergantung jenis pesanan sebagai tambahannya, namun yang utama adalah diberi gula merah yang sudah dilelehkan. Sederhana,…..dan kita bisa membuatnya sendiri di rumah. Namun akan berbeda rasanya bila kita makan dengan suasan pantai di Losari.

Pisang Epe

Keramaian pantai Losari dimulai sore hari, pedagang mulai berdatangan menempati dan menyiapkan dagangannya. Kursi kursi dan meja diatur rapi sepanjang bibir pantai. Terlihat ada beberapa area yang sedang diperbaiki dan diperluas, ini akan menambah daya tarik tersendiri. Selain area yang ada tulisan pantai Losari dibuat dari logam. Disinilah lebih banyak orang berkumpul, sekedar ngobrol ataupun berfoto ria, untuk mengabadikan kenangan bahwa mereka pernah ada da pantai Losari.

Semakin malam semakin ramai, apalagi pada malam minggu, banayk muda mudi, pasangan suami istri bersama anaknya berada di pantai Losari. Untuk fasilitas hotel sendiri disekitar pantai losari ada beberapa hotel yang representatif, seperti Losari beach hotel Losari Inn hotel dan sebagainya. Walaupun jauh dari bandara, banayk orang lebih suka menginap disekitar pantai Losari karena setiap waktu bisa melihat panorama pantai Losari, dibandingkan mereka tinggal di Hotel di area kota yang jauh dari pantai Losari.

Belum pusa rasanya ada di Makasar, sayang tugas kerja sudah selesai, saatnya pulang kembali base camp di Maumere.

Matahari Hampir Tenggelam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s