Pempek Ikan,….

Siapa yang enggak kenal makanan asal Palembang ini? Tentu,…..Pempek salah satu jenis makanan khas dari Palembang, dengan bahan dasar ikan lumat dan tepung ditambah bumbu bumbu lain. Pempek menjadi lebih nikmat ditambah dengan saucenya, apalagi dengan rasa pedas,….wah mantap. Dari pada beli jauh ke Palembang , yuk kita bikin sendiri. Gampang kok, lihat paragraf selanjutnya untuk pembuatan Pempek Ikan

Pempek Ikan

PEMPEK IKAN

Deskripsi

Pempek ikan adalah produk perikanan yang merupakan penyampuran antara daging ikan giling/lumat dengan pati-patian (tepung tapioka/sagu dan terigu) bersama dengan garam dan air sehingga membentuk adonan yang homogen dan bila dikukus/direbus akan menjadi hasil akhir yang kenyal (produk gel).

Pempek ikan berasal dari daerah Sumatera Selatan, dan sudah dikenal oleh masyarakat luas di luar wilayah sumatera selatan.

Fungsi

Teknologi pengolahan pempek ikan mempunyai fungsi dalam upaya mengolah ikan menjadi produk dalam bentuk gel yang mempunyai tekstur kenyal tetapi empuk bila digigit dan sesuai dengan selera.

Tujuan

Tujuan pengolahan pempek ikan adalah untuk mendapatkan produk gel yang baik dan digemari masyarakat.

Produk pempek ini sangat cocok bila disajikan bersama cuka bumbu yang diramu sedemikian rupa sehingga sangat enak bila dinikmati dalam keadaan hangat.

Dimensi Alat

  • Kompor minyak: pxlxt : 30x30x30 cm
  • Panci/dandang + langseng: diameter ± 40 cm, tinggi ± 40 cm
  • Talenan plastik: pxl : 40×25 cm
  • Gilingan kayu: panjang : ± 30 cm, diameter : ± 7 cm
  • Wajan: diameter : ± 35 cm

Kapasitas

Kapasiatas dandang: ± 6 – 7 kg

Skala Usaha

Usaha pempek ikan dilakukan dalam skala kecil, sedang dan besar.  Di Palembang, pempek sudah sangat familier dengan masyarakatnya sehingga kemanapun orang berpergian ke Palembang, kurang afdol kalau tidak membawa oleh-oleh Pempek.

Material Alat

Alat-alat untuk membuat pempek ikan adalah : pisau, talenan, baskom plastik, penggiling ikan, penggilas kayu (alat penggiling/penghalus daging), kompor minyak, dandang dan langseng, serok dan wajan.

Bahan Baku Produksi

Bahan baku untuk membuat pempek berupa ikan air tawar (belida, gubus, dll) maupun ikan laut (tenggiri, belut lau/remang dan lain-lain).  Biasanya pempek yang bahan bakunya dari ikan air tawar berwarna lebih putih dibandingkan dengan pempek yang bahan bakunya dari ikan laut.

Alat

Peralatan pengolahan produk pempek dapat dibeli di pasar dan toko alat rumat tangga

Metode Pengolahan

1)      Bahan yang diperlukan untuk membuat pempek ikan:

  • 500 gr daging ikan tenggiri/tongkol/gabus/belida/remang
  • 150 gr sagu/tapioka
  • 25 gr terigu
  • 2 sendok teh garam
  • 5 sendok makan air es

2)      Bahan untuk cuka

  • 500 cc air
  • 100 gr gula merah
  • Kecap untuk pewarna
  • 3 sendok makan cuka makan
  • 5 siung bawang putih, 10 buah cabe rawit dan 10 buah cabe merah (semuanya dihaluskan)

3)      Cara pembuatan

  • Daging ikan digiling/dihaluskan sampai lembut
  • Daging yang sudah lembut dicampur garam dan air es sampai menyatu
  • Ditambahkan sagu sedikit demi sedikit dan diselingi dengan penambahan air jika perlu
  • Adonan diuleni terus sampai kalis dan dapat dibentuk dengan baik untuk bermacam-macam keperluan
  • Untuk bentuk kapal selam, maka adonan diambil sebagian, dibentuk seperti mangkok serta bagian tengahnya diberi telur mentah yang sudah dipecahkan, kemudian adonan ditutup/ditangkupkan kembali
  • Adonan yang sudah dibentuk sesuai selera, dimasukkan ke dalam air mendidih sampai terapung matang
  • Pembuatan cuka dengan mencampur seluruh bahan dan dimasak sampai mendidih, kemudian disaring
  • Penyajian pempek bisa langsung setelah mengalami proses perebusan atau digoreng setelah direbus.

Aspek Pemasaran

Pempek sudah sangat dikenal masyarakat di daerah asalnya (palembang) dan juga telah dikenal luas di daerah lain.  Pemasarannya tidak sulit, hanya saja kualitas pempek ini bermacam-macam tergantung dari kesegaran ikan dan perbandingan komposisi ikan dengan bahan patinya (tapioka/sagu)

Aspek Finansial

Keperluan modal untuk usaha ini adalah :

  • Kompor minyak: ± Rp 100.000,-/ unit
  • Panci rebus: ± Rp 30.000,-/ unit
  • Penggiling daging dari kayu: ± Rp 10.000,-/ unit
  • Talenan plastik: ± Rp 10.000,-/ unit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s