Fish Burger atau Burger Ikan,……siapa mau???

Bingung mau nyiapan sarapan apa buat keluarga? Anda tak perlu cemas karena anda dapat membuat burger dari bahan ikan. Seperti apa sih burger ikan?…….Yuk dari pada bertanya tanya, kita simak yang satu ini,……

Burger Ikan

BURGER IKAN

Deskripsi Teknologi

Pengolahan burger ikan pada prinsipnya merupakan cara pengolahan daging ikan yang dilumatkan dengan diberi bumbu-bumbu sehingga berbentuk adonan, dicetak dan dibekukan.  Produk ini daya awetnya bila dibekukan pada suhu – 18°C bisa sampai 2 bulan tanpa perubahan gizi yang berarti.  Penyajian burger ikan setelah dipotong-potong berukuran 9 x 2 x 1,5 (pxlxt), dicelup kuning telur yang sudah dikocok, dibalur tepung roti (panir) dan di goreng, serta dihidangkan dengan saus.

Fungsi Teknologi

Sebagai usaha memanfaatkan daging ikan segar menjadi produk gel (gel ikan) untuk mendapatkan nilai tambah dan produk yang dihasilkan ikan.

Tujuan

Tujuan pembuatan burger ikan adalah menganekaragamkan bentuk-bentuk olahan terutama yang berbentuk gel sehingga akan disukai masyarakat.

Dimensi Alat

  • Cetakan burger dari aluminium pxlxt : 30x6x5 cm
  • Wajan (penggorengan) diamater 30 cm

Kapasitas

Kapasitas cetakan burger ± 1 kg

Skala Usaha

Usaha burger ikan dilakukan dalam skala rumah tangga dengan pasar yang belum begitu luas

Material Alat

Alat untuk mengolah burger ikan antara lain : cetakan burger, lembaran plastik tipis, alat pembeku (freezer), kompor minyak, alat penggoreng, pisau, baskom, dan gilingan daging.

Bahan Baku Produksi

Bahan baku produksi burger ikan berupa ikan segar/filet beku/daging ikan yang bermutu tinggi

Metode Pengolahan

1)      Persiapan bumbu

  • Bumbu (condiment) berupa : bawang merah, bawang putih dan jahe dengan perbandingan 15 : 3 : 1 ditumbuk halus/lumat (perbandingan berdasarkan berat daging basah)
  • Kucai dirajang halus
  • Untuk membuat burger dengan bahan daging lumat 6 kg diperlukan : tapioka 8 % : 400 gr, garam 2,5 % : 150 gr, mentega 2 % : 120 gr, lada ¼ % : 15 gr, telur 6 butir untuk 6 kg bahan, MSG ¼ % : 15 gr

2)      Pembuatan campuran daging

  • Ikan diambil dagingnya saja dengan menyiangi (bentuk filet tanpa kulit) kemudian digiling dan ditimbang ± 5 kg
  • Cumi-cumi besar disiangi dengan hanya mengambil daging putihnya saja, digiling dan ditimbang ± 1 kg
  • Daging ikan lumat yang bersih dicampur dengan daging cumi lumat

3)      Pembuatan adonan burger

  • Kedalam campuran daging ikan dan cumi yang sudah homogen ditambahkan bumbu sesuai pada butir 3.1.
  • Urutan pembumbuan bahan tambahan dan bumbu adalah : pertama : tambahkan 150 gr garam ke dalam campuran daging 6 kg, aduk hingga rata, kedua : tambahkan mentega ke dalam campuran daging ikan yang telah diberi garam dan aduk sampai rata, ketiga : tambahkan telur satu persatu (6 bitur/6 kg), keempat : tambahkan pati (tapioka) sedikit demi sedikit, sambil adonan diaduk sampai seluruh tapioka bercampur rata.
  • Selanjutnya berturut-turut ditambahkan gula, condiment (bawang merah, bawang putih dan jahe), lada, dan lain-lain je dalam campuran.  Pengadukan adonan dapat dilakukan secara mekanik, ditumbuk atau dengan tangan seperti membuat roti.

4)      Pencetakan adonan

  • Adonan yang sudah jadi dimasukkan ke dalam cetakan burger, namum sebelumnya di dalam cetakan dilapisi plastik tipis dan diolesi dengan minyak sayur agar adonan tidak lengket dengan cetakan
  • Jika adonan sudah penuh dalam cetakan, maka adonan bersama cetakan siap di bekukan dalam alat pembeku (freezer) dengan suhu  -18°c.  Lama pembekuan lebih kurang 8 – 18 jam.  Burger ikan ini dapat tahan sampai ± 2 bulan pada kondisi beku, tanpa terjadi perubahan mutu yang nyata.
  • Jika akan dikonsumsi, burger ikan diambil dari alat pembeku kemudian dipotong-potong setebal 1,5 cm dan lebar 2 cm.
  • Potongan burger ikan beku dicelupkan ke dalam kuning telur yang sudah dikocok dan ditaburi tepung roti kering, selanjutnya digoreng dalam minyak dengan api sedang.  Setelah masak berwarna kuning dan dihidangkan dengan saus.

Aspek Pemasaran

Pemasaran burger ikan belum begitu luas dan memasyarakat, hanya di kenal luas di masyarakat perkotaan.  Oleh karena itu perlu pengenalan produk dan strategi pemasaran yang tepat adar produk ini dikenal luas di masyarakat.

Aspek Finansial

Jenis Alat

Harga (Rp)

Lemari es/freezer

2.500.000,-/unit

Kompor minyak

100.000,-/ unit

Dandang dan langseng

100.000,-/ unit

Penggiling daging

100.000,-/ unit

Alat penumbuk/lumpang kayu dan alu

50.000,-/ unit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s