Dandang,……ups,..maaf maksudnya Dendeng Ikan

Sebelum beranjak ke dendeng ikan,mari kita tahu dulu apasih dendeng itu sendiriatau ikan itu sendiri.

Dendeng adalah daging yang dipotong tipis menjadi serpihan yang lemaknya dipangkas, dibumbuidengan saus asam, asinatau manisdengan dikeringkan dengan api kecil atau diasinkan dan dijemur. Hasilnya adalah daging yang asin dan semi-manis dan tidak perlu disimpan di lemari es. Dendeng adalah contoh makanan yang diawetkan.
Ikan merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat selain sebagai komoditi ekspor. Ikan cepat mengalami proses pembusukan dibandingkan dengan bahan makanan lain. Bakteri dan perubahan kimiawi pada ikan mati menyebabkan pembusukan. Mutu olahan ikan sangat tergantung pada mutu bahan mentahnya.
 Karakteristik ikan busuk:
 1.mata suram dan tenggelam;
 2.sisik suram dan mudah lepas;
 3.warna kulit suram dengan lendir tebal;
 4.insang berwarna kelabu dengan lendir tebal;
 5.dinding perut lembek;
 6.warna keseluruhan suram dan berbau busuk.

Karakteristik ikan segar:

1.daging kenyal;

2.mata jernih menonjol

3.sisik kuat dan mengkilat;

4.sirip kuat;

5.warna keseluruhan termasuk kulit cemerlang;

6.insang berwarna merah;

7.dinding perut kuat;

 8.bau ikan segar.
Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, mudah didapat, dan harganya murah. Namun ikan cepat mengalami proses pembusukan. Oleh sebab itu pengawetan ikan perlu diketahui semua lapisan masyarakat. Pengawetan ikan secara tradisional bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam tubuh ikan, sehingga tidak memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. Untuk mendapatkan hasil awetan yang bermutu tinggi diperlukan perlakukan yang baik selama proses pengawetan seperti : menjaga kebersihan bahan dan alat yang digunakan, menggunakan ikan yang masih segar, serta garam yang bersih. Ada bermacam-macam pengawetan ikan, antara lain dengan cara: penggaraman, pengeringan, pemindangan, perasapan, peragian, dan pendinginan ikan.

Berikut Tabel 1. Komposisi Ikan Segar per 100 gram Bahan

KOMPONEN KADAR (%)
Kandungan air 76,00
Protein 17,00
Lemak 4,50
Mineral Dan vitamin 2,52 – 4,50

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa ikan mempunyai nilai protein tinggi, dan kandungan lemaknya rendah sehingga banyak memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Manfaat makan ikan sudah banyak diketahui orang, seperti di negara Jepang dan Taiwan ikan merupakan makanan utama dalam lauk sehari-hari yang memberikan efek awet muda dan harapan hidup lebih tinggi dari negara lainnya. Penggolahan ikan dengan berbagai cara dan rasa menyebabkan orang mengkonsumsi ikan lebih banyak

Selain mengandung protein tinggi, dalam dendeng terdapat beberapa kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi. Masa simpannya yang lebih lama dibanding daging sapi, membuat dendeng dapat dikonsumsikan ke daerah-daerah yang sangat kurang makanan.
Dendeng ikan adalah jenis makanan awetan yang dibuat dengan cara pengeringan dengan menambah garam, gula, dan bahan lain untuk memperoleh rasa yang diinginkan.
Dendeng ikan merupakan produk semi basah  (intermediate moisture food), yaitu bahan pangan yang mempunyai kadar air tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah, yaitu antara 15-50 persen. Kadar air tersebut dapat dicapai melalui proses pengeringan daging yang telah dibumbui. Yang selama penyimpanan akan mengalami penurunan kualitas produk dengan cara berkontak dengan O2 sehingga akan terjadi kerusakan yang menyebabkan proses ketengikan pada produk.
Dendeng ikan adalah ikan kering yang telah diberi bumbu, dan kadang-kadang telah mengalami proses proses pemasakan. Dengan demikian, dendeng berbeda dengan daging kering yang tidak diberi bumbu (kecuali garam). Pembuatan dendeng tidak sulit, dan dapat dilakukan dengan alat-alat yang biasa terdapat di rumah tangga.
Ikan Dianjurkan menggunakan ikan berukuran sedang yang kurang bernilaiekonomis. Ikan  tamban merupakan salah satu jenis ikan berukuran sedang yang dapat diolah menjadi dendeng ikan. Ikan ini mempunyai tekstur daging lunak, dan berduri halus di dalam daging. Adanya duri halus tersebut menyebabkan ikan tamban paling cocok diolah menjadi produk kering seperti dendeng. Rasa dendeng tamban sangat enak dan tidak sulit membuatnya.
Manfaat secara umum:

Mengandung Omega 3 dan Omega 6 sebagai nutrisi otak. Khasiatnya memperkecil resiko terkena serangan jantung karena tidak mengandung kolesterol dan meningkatkan kecerdasan.

Simak paragraf dibawah bahan , alat dan cara membuat dendeng ikan :

Dendeng Ikan

DENDENG IKAN

Deskrpsi

Dendeng ikan meruapakan produk olahan ikan baik berbentuk utuh maupun potongan filet daging yang dibuat dengan cara melumuri ikan dengan campuran bumbu (gula, garam, asam, ketumbar dll) dan mengalami proses pembaceman serta pengeringan.

Fungsi

Fungsi dari teknologi pembuatan dendeng ikan adalah sebagai usaha untuk mendapatkan produk olahan ikan dengan cita rasa khas karena proses pembaceman dan pengeringan sehingga disenangi masyarakat.

Tujuan

Tujuan dari pembuatan dendeng ikan adalah sebagai proses pengawetan serta penganekaragaman hasil olahan ikan sehingga diharapkan akan menambah nilai tambah.

Dimensi Alat

Ukuran alat yang digunakan

1)      Pisau : panjang ± 25 cm, lebar ± 4 cm

2)      Waskom plastik : diameter ± 30 cm, tinggi ± 20 cm

3)      Kare bambu : panjang ± 2 – 3 cm, lebar ± 50 cm

4)      Timbangan kapasitas 10 kg dan kantong plastik

Kapasitas

  • Kapasitas waskom plastik ± 5 – 7 kg
  • Kere bambu : ± 10-15 kg

Skala Usaha

Pembuatan produk olahan dendeng ikan diusahakan dalam skala home industri dan tidak menutup kemungkinan juga bisa diusahakan dalam skala besar.

Material Alat

1)      Alat yang digunakan adalah pisau, telenan, waskom plastik, kere bambu dan timbangan

2)      Bahan-bahan yang digunakan adalah ikan dari ukuran kecil dan besar, bumbu-bumbu (gula, ketumbar, garam, asam jawa, dan lain-lain)

Bahan Baku Produksi

Bahan baku untuk pembuatan dendeng ikan adalah semua jenis ikan baik ikan tawar maupun ikan laut.  Namun biasanya dendeng ikan dibuat dari jenis ikan laut (ikan pelagis yang hidup di bawah permukaan), seperti japuh, tembang, lemuru.  Selain bahan baku ikan pelagis kecil, dendeng ikan juga dapat dibuat dari ikan-ikan berdaging tebal, misalnya hiu, tongkol, tengiri, kakap dan lain-lain dengan cara dibuat filet ikan tipis-tipis.  Bahan pembantu lain yang diperlukan adalah gula, garam, ketumbar, jahe, asam jawa, bawang putih, bawang merah, laos.

Metode Pembuatan Alat

Alat-alat untuk pembuatan dendeng ikan seperti pisau, telenan, waskom plastik, kere bambu (alat penjemur), cobek dapat dibeli di psar setempat.

Metode Pengolahan

Tahap-tahap pembuatan dendeng ikan sebagai berikut:

1)      Tahap Persiapan

  • Ikan yang dibuat dendeng disiangi, untuk ikan kecil dilakukan peme\belahan dari bagian ekor ke arah kepala tetapi bagian perut tidak diputus sehingga ikan menjadi tipis dan lebar.  Sedangkan untuk ikan besar, maka dibuat insan daging (filet) dengan ukuran 7 x 5 x 0,5 cm.
  • Selesai penyiangan ikan di cuci bersih dan ditimbang
  • Daging yang telah ditimbang direndam dalam larutan garam 5 % selama 10 menit, kemudian ditiriskan selama ±15 menit

2)      Tahap Pembaceman

  • Bumbu-bumbu yang harus digiling halus berdasar berat daging ikan.  Gula jawa 20 %, Asam jawa 4 %, Garam 5 %, Ketumbar 1,5 %, Lengkuas 2,5 %, Bawang merah 1 %, Jahe 0,5 %
  • Daging dicampurkan dengan bumbu sampai merta dan dibacem/disimpan selama 1 malam.

3)      Tahap Penjemuran

  • Setelah dibacem 1 malam, daging ikan dijemur satu persatu di atas kere/para bambu selama 2-3 hari (sampai kering).
  • Setelah kering diangin-anginkan, dan setelah dingin dikemas.

Aspek Pemasaran

Pemasaran produk dendeng ikan dilakukan di wilayah setempat, dan apabila kontinyuitas bahan baku terjamin keberadaannya, maka pemasaran produk dendeng ikan ini bisa lintas daerah tergantung dari pesanan.

Aspek Finansial

Jenis Alat Harga (Rp)
Pisau 10.000,-/buah
Tolenan 5.000,-/buah
Waskom plastik 7.500,-/buah
Timbangan  10 kg 150.000,-/buah
Kare bambu 15.000,-/buah
Ikan 7.000,-/kg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s